Minggu, 22 Mei 2016
Kaitan Ilmu Sosial Dasar dengan Film Men Of Honor
Di dalam SAP mata kuliah Ilmu Sosial Dasar terdapat SAP "Prasangka Diskriminasi
dan Ethosentris". Dimana di dalam film ini dikisahkan bahwa perbedaan warna kulit sangat lah berpengaruh sehingga orang berkulit hitam sangat didiskriminasi. Pengertian diskriminasi sendiri adalah suatu peristiwa yang biasanya ditemukan dalam masyarakat manusia, itu karena kecenderungan manusian untuk membeda-bedakan orang lain. Diskriminasi merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut. Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat manusia, ini disebabkan karena kecenderungan manusian untuk membeda-bedakan yang lain. Ketika seseorang diperlakukan secara tidak adil karena karakteristik suku, antargolongan, kelamin, ras, agama dan kepercayaan, aliranpolitik, kondisi fisik atau karateristik lain yang diduga merupakan dasar dari tindakan diskriminasi
Jumat, 20 Mei 2016
Resensi Film Men Of Honor
Men of Honor dirilis pada tahun 2000, dibintangi oleh Cuba Gooding Jr. yang berperan sebagai Carl Brashear dan Robert De Niro sebagai Leslie William Sunday. Film ini disutradarai oleh George Tillman Jr. Film ini terinspirasi oleh kisah nyata Master chief petty officer Carl Brashear, seorang Master diver Afrika-Amerika pertama di Angkatan Laut Amerika Serikat.
Isi
Men Of Honor menceritakan seorang lelaki Afrika-Amerika bernama Carl Brashear (Cuba Gooding Jr) yang berasal dari keluarga tidak berkecukupan dan ayahnya adalah seorang petani. Ayahnya tidak ingin Carl berakhir seperti dirinya , akhirnya Carl dimasukkan ke angkatan laut dan ayahnya berpesan agar Carl tidak pulang sebelum ia sudah sukses. Namun harapan untuk merintis karir di AL langsung pudar karena ternyata orang berkulit hitam hanya dijadikan sebagai koki. Carl yang benar-benar berharap menjadi orang yang berhasil di AL berusaha menyingkirkan perlakuan rasis oleh anggota AL yang lain dan ia nekat berenang pada saat hari berenang untuk orang kulit putih.
Pada saat berenang , ternyata kecepatan renangnya melebihi perenang tercepat kulit putih AL. Salah satu Kapten yang melihat hal itu langsung mempromosikan Carl ke bagian AL walaupun menduduki jabatan terendah. Carl yang ingin sukses di AL meminta kaptennya untuk memasukkannya ke sekolah menyelam untuk AL. Sang kapten yang memberitahu Carl bahwa ia akan menjadi orang kulit hitam pertama di sekolah itu dan rasisme di sana akan semakin keras berusaha melarang Carl. Tapi Carl tidak menyerah dan akhirnya ia bisa masuk ke sekolah selam tersebut.
Di sekolah selam tersebut, Carl mendapat perlakuan mengenakkan bukan hanya dari murid-murid lainnya , tetapi juga dari pengajar dan kapten yang ada di sana yang bernama Billy Sunday (Robert De Niro). Hari demi hari dilewati Carl dengan segala makian, pengucilan dan sikap tidak menyenangkan dari orang-orang di sekitarnya, terutama Billy. Hal itu diperparah dengan nilai ujian Carl yang mengecewakan. Teringat janjinya terhadap sang ayah , Cal terus berusaha menjadi yang terbaik walaupun keadaan tidak pernah menguntungkan baginya.
Kekurangan
Ada beberapa adegan ‘kosong’ yang tidak terlalu banyak berpengaruh terhadap plot utama filmnya sehingga banyak adegan yang cenderung tidak penting. Alurnya juga lambat dan kurang menarik untuk diikuti.
Kelebihan
Tapi di sisi lain, menurut saya film ini punya banyak pesan yang bagus , bagaimana seorang manusia mempertahankan harga dirinya , yang caranya mempertahankan diri bermacam-macam sesuai orangnya , lalu bagaimana seseorang membalas budi . Mungkin hal-hal moril seperti ini yang menjadi concern utama sang sutradara ,George Tillman, Jr. untuk disampaikan kepada para penonton.
Kesimpulan
Secara keseluruhan , film ini menceritakan tentang kehormatan. Kehormatan Carl Brashear yange berambisi untuk menjadi penyelam kulit hitam pertama untuk AL Amerika Serikat. Dan juga kehormatan Billy Sunday yang memiliki karir yang buruk dan terus turun sehingga ia berusaha memperbaikinya. Pada akhirnya , kedua orang ini saling membantu untuk memperoleh kemenangan bersama yang akan membawa kehormatan bagi dirinya masing-masing.
http://movie.co.id/men-of-honor/
Rabu, 06 April 2016
Kaitan Ilmu Sosial Dasar dengan Film Iron Jawed Angels
Di dalam SAP mata kuliah Ilmu Sosial Dasar terdapat SAP "Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat". Dalam film Iron Jawed Angels dikisahkan sebuah perjuangan perempuan untuk mendapat dukungan dari NAWSA agar kaum perempuan mendapat hak pilih yang sama dengan laki-laki. Seperti yang kita ketahui bahwa di Indonesia, pada jaman dahulu juga pernah terjadi konflik seperti itu. Tetapi setelah masa perjuangan R.A Kartini dan Dewi Sartika tidak ada lagi perbedaan antara laki-laki dan perempuan.
Allah mencipatakan umat manusia yaitu laki-laki dan perempuan dengan derajat yang sama, sehingga perempuan juga berhak mendapatkan hak pilih di dalam pemilu. Film ini banyak mengajarkan kita tentang bagaimana agar perempuan mempunyai derajat yang sama dengan laki-laki dan tidak ada lagi yang membelakangi atau membeda-bedakan antara laki-laki dan perempuan. Semua warga atau masyarakat berhak mengajukan pendapatnya masing-masing.
Resensi Film Iron Jawed Angels
Judul resensi: Pemberian Hak Politik kepada Perempuan Amerika

Pembukaan
PPGA-PM. Iron Jawed
Angels (IJA) merupakan sebuah cerita yang berdasarkan
pada sebuah kisah nyata dari para pegiat perempuan yaitu Alice Paul
yang diperankan oleh Hillary Swank dan Lucy Burns yang diperankan oleh
Frances O’Connor. Film IJA diproduksi oleh HBO Films pada tahun 2009. Iron Jawed Angels adalah gambaran
lika-liku perjuangan perempuan untuk memperoleh hak-haknya. Film ini menjadi
potret bahwa perempuan untuk mendapatkan kesempatan yang sama dalam ruang
politik tidaklah mudah. Diperlukan waktu dan energi yang panjang, karena
untuk menembus benteng bernama patriarkhal sangat
sulit.
Isi
Film ini diawali oleh
pertemuan antara Alice Paul, Lucy Burns dengan Anna Howard Showel yang menjabat
sebagai ketua Asosiasi Emansipasi Wanita Amerika Nasional (National American
Woman Suffarace Assosiation / NAWSA). Alice dan Paul berkeinginan
untuk mendapatkan dukungan NAWSA dalam mengamandemen UU mengenai hak pilih
perempuan. Anggapan mengenai ketidakpantasan kaum perempuan berkiprah
dalam politik hampir terjadi di seluruh Negara bagian Amerika Serikat pada
saat itu. Hal ini terlihat dari sedikitnya Negara bagian (hanya 9 negara bagian
) di AS yang telah memberikan hak politik bagi perempuan untuk
berpartisipasi dalam pemilu. Pemberian hak politik bagi perempuan di 9
negara bagian ini memakan proses selama 64 tahun.
ketakutan terhadap perempuan apabila mereka diberi
ruang untuk berubah dalam berpolitik maka yang terjadi adalah muncul
tuntutan-tuntutan yang cenderung emosional. Tujuan yang ingin dicapai oleh
Alice Paul sangat jelas yaitu pemberian hak politik kepada perempuan Amerika
untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu, terlepas apakah hak politik itu akan
dipergunakan oleh perempuan untuk tujuan tertentu. Namun yang pasti adalah
mereka harus mendapatkan hak tersebut karena mereka adalah warganegara yang
mempunyai hak yang sama antara laki-laki dan perempuan.
Hak pilih yang dimiliki oleh seseorang
akan memberikan akses untuk berpartisipasi dalam menentukan kebijakan
pemerintah. Harus disadari bahwa suara yang diberikan pemilih, akan memunculkan
seseorang yang berkuasa yang akan menentukan masa depan mereka. Alice dan Lucy
melakukan perekrutan simpatisan untuk ikut bersama mereka melakukan aksi.
Target mereka yang pertama adalah kelompok buruh perempuan. Pada awalnya
kelompok perempuan resis terhadap mereka. Namun, kampanye Alice akhirnya
menyadarkan mereka.
Kelebihan
Menurut saya film ini sangat layak
ditonton oleh masyarakat Indonesia, karena film ini mengisahkan perjuangan
seorang perempuan yaitu Alice dan Paul untuk mendapatkan dukungan dari NAWSA
untuk mengamandemen UU mengenai hak pilih perempuan. Perempuan maupun laki-laki
mempunyai derajat yang sama sehingga tidak perlu dibedakan atara perempuan dan
laki-laki mengenai hak pilih dalam pemilu. Cerita dari film ini bisa kita
jadikan contoh agar kaum laki-laki tidak lagi membelakangi kaum perempuan.
Kekurangan
Menurut saya kekurangan dari film ini
adalah gaya bahasa atau kata yang digunakan dalam film ini sulit dimengerti
karna banyak terdapat kata yang sangat berat dan juga kata-kata politik yang
sulit dipahami.
Penutup
Kesimpulan
Dalam film ini kita
dapat melihat karaketistik tokoh Alice, Lucy, dan Emily. Alice adalah seorang
yang mempunyai visi yang jelas, cerdas dan berpendirian tinggi. Lucy, teman
seperjuangan Alice yang memiliki cita-cita sama dengan Alice, yaitu ingin
memperjuangkan hak atas kesetaraan perempuan. Sedangkan Emily, adalah seorang
ibu yang memiliki kasih sayang dan kecintaan pada anaknya, serta concern
terhadap gerakan emansipasi perempuan, untuk mewujudkan kehidupan anak-anaknya
yang lebih baik di masa depan. Para perempuan tersebut kemudian bergabung di
dalam partai wanita independen yang terdiri dari berbagai aktifis perempuan
yang mempunyai visi bersama.
http://puslitgenderanak.unsoed.ac.id?p=213
https://arihaz99.wordpress.com
Minggu, 15 November 2015
Masjid Raya Baiturrahman yang Kurindukan
Aceh adalah kota dimana kedua orang tua saya berasal. Kalau saya pulang ke Aceh pasti saya tidak pernah lupa untuk mengunjungi Masjid Raya Baiturrahman. Masjid Raya Baiturrahman adalah sebuah masjid Kesultanan Aceh yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam pada tahun 1022 H/1612 M. Bangunan indah dan megah yang mirip dengan Taj Mahal di India ini terletak tepat di jantung Kota Banda Aceh dan menjadi titik pusat dari segala kegiatan di Aceh Darussalam.
Sewaktu Kerajaan Belanda menyerang Kesultanan Aceh pada agresi tentara Belanda kedua pada Bulan Shafar 1290 Hijriah/10 April 1873 Masehi, Masjid Raya Baiturrahman dibakar. Kemudian, pada tahun 1877 Belanda membangun kembali Masjid Raya Baiturrahman untuk menarik perhatian serta meredam kemarahan Bangsa Aceh. Pada saat itu Kesultanan Aceh masih berada di bawah pemerintahan Sultan Muhammad Daud Syah Johan Berdaulat yang merupakan Sultan Aceh yang terakhir.
Sebagai tempat bersejarah yang memiliki nilai seni tinggi, Masjid Raya Baiturrahman menjadi objek wisata religi yang mampu membuat setiap wisatawan yang datang berdecak kagum akan sejarah dan keindahan arsitekturnya, dimana Masjid Raya Baiturrahman termasuk salah satu Masjid terindah di Indonesia yang memiliki arsitektur yang memukau, ukiran yang menarik, halaman yang luas dengan kolam pancuran air bergaya Kesultanan Turki Utsmani dan akan sangat terasa sejuk apabila berada di dalam Masjid ini.
Dalam rangka menyambut Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional ke-XII pada tanggal 7 s/d 14 Juni 1981 di Banda Aceh, Masjid Raya Baiturrahman diperindah dengan peralatan, pemasangan klinkers di atas jalan-jalan dalam pekarangannya. Perbaikan dan penambahan tempat wudu dari porselin dan pemasangan pintu krawang, lampu chandelier, tulisan kaligrafi ayat-ayat Al-Qur’an dari bahan kuningan, bagian kubah serta instalasi air mancur di dalam kolam halaman depan.
Pada tahun 1991-1993, Masjid Raya Baiturrahman melaksanakan perluasan kembali yang disponsori oleh Gubernur Dr. Ibrahim Hasan, yang meliputi halaman depan dan belakang serta masjidnya itu sendiri. Bagian masjid yang diperluas, meliputi bagian lantai masjid tempat Shalat, perpustakaan, ruang tamu, ruang perkantoran, aula dan tempat wudu. Sedangkan perluasan halaman meliputi, taman dan tempat parkir serta satu buah menara utama dan dua buah minaret. Sehingga luas ruangan dalam Masjid menjadi 4.760 m2 berlantai marmer buatan Italia, jenis secara dengan ukuran 60 × 120 cm dan dapat menampug 9.000 jamaah.
Dengan perluasan tersebut, Masjid Raya Baiturrahman sekarang memiliki
7 kubah, 4 menara, dan 1 menara induk. Dari masa ke masa masjid ini
telah berkembang pesat baik ditinjau dari segi arsitektur maupun
kegiatan kemasyarakatan. Sesuai dengan perkembangan, luas area Masjid
Raya Baiturrahman ± 4 Ha, di dalamnya terdapat sebuah kolam, menara
induk dan bagian halaman lainya ditumbuhi rumput yang ditata dengan rapi
dan indah diselingi tanaman/pohon hias.
Saat bencana tsunami meluluh lantakan Tanah Rencong Aceh pada tanggal 26 Desember 2004 lalu, Masjid Raya Baiturrahman masih tetap berdiri dengan megahnya, ombak tsunami yang mulai membasahi Bumi Aceh sungguh tak mampu menghancurkan rumah Allah ini. Pada saat itu Masjid Raya Baiturrahman menjadi tempat bagi rakyat Aceh berlindung juga sebagai tempat evakuasi jenazah para korban tsunami yang bergelimpangan.
Setelah melewati berbagai peristiwa-peristiwa bersejarah, sampai saat ini Masjid Raya Baiturrahman masih tetap berdiri kokoh sebagai simbol agama, budaya, semangat, kekuatan, perjuangan dan nasionalisme Suku Aceh.
Wisatawan
Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Aceh terus meningkat setiap tahunnya, mereka mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang tersebar diseluruh penjuru Aceh. Salah satu objek wisata sejarah yang sangat diminati oleh para wisatawan adalah Masjid Raya Baiturrahman, para wisatawan biasanya menghabiskan waktu dengan cara mempelajari sejarah Masjid Raya Baiturrahman, menikmati keindahan arsitektur Masjid Raya Baiturrahman serta mengabadikan foto saat berada di Masjid Raya Baiturrahman.
Sewaktu Kerajaan Belanda menyerang Kesultanan Aceh pada agresi tentara Belanda kedua pada Bulan Shafar 1290 Hijriah/10 April 1873 Masehi, Masjid Raya Baiturrahman dibakar. Kemudian, pada tahun 1877 Belanda membangun kembali Masjid Raya Baiturrahman untuk menarik perhatian serta meredam kemarahan Bangsa Aceh. Pada saat itu Kesultanan Aceh masih berada di bawah pemerintahan Sultan Muhammad Daud Syah Johan Berdaulat yang merupakan Sultan Aceh yang terakhir.
Sebagai tempat bersejarah yang memiliki nilai seni tinggi, Masjid Raya Baiturrahman menjadi objek wisata religi yang mampu membuat setiap wisatawan yang datang berdecak kagum akan sejarah dan keindahan arsitekturnya, dimana Masjid Raya Baiturrahman termasuk salah satu Masjid terindah di Indonesia yang memiliki arsitektur yang memukau, ukiran yang menarik, halaman yang luas dengan kolam pancuran air bergaya Kesultanan Turki Utsmani dan akan sangat terasa sejuk apabila berada di dalam Masjid ini.
Dalam rangka menyambut Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional ke-XII pada tanggal 7 s/d 14 Juni 1981 di Banda Aceh, Masjid Raya Baiturrahman diperindah dengan peralatan, pemasangan klinkers di atas jalan-jalan dalam pekarangannya. Perbaikan dan penambahan tempat wudu dari porselin dan pemasangan pintu krawang, lampu chandelier, tulisan kaligrafi ayat-ayat Al-Qur’an dari bahan kuningan, bagian kubah serta instalasi air mancur di dalam kolam halaman depan.
Pada tahun 1991-1993, Masjid Raya Baiturrahman melaksanakan perluasan kembali yang disponsori oleh Gubernur Dr. Ibrahim Hasan, yang meliputi halaman depan dan belakang serta masjidnya itu sendiri. Bagian masjid yang diperluas, meliputi bagian lantai masjid tempat Shalat, perpustakaan, ruang tamu, ruang perkantoran, aula dan tempat wudu. Sedangkan perluasan halaman meliputi, taman dan tempat parkir serta satu buah menara utama dan dua buah minaret. Sehingga luas ruangan dalam Masjid menjadi 4.760 m2 berlantai marmer buatan Italia, jenis secara dengan ukuran 60 × 120 cm dan dapat menampug 9.000 jamaah.
Saat bencana tsunami meluluh lantakan Tanah Rencong Aceh pada tanggal 26 Desember 2004 lalu, Masjid Raya Baiturrahman masih tetap berdiri dengan megahnya, ombak tsunami yang mulai membasahi Bumi Aceh sungguh tak mampu menghancurkan rumah Allah ini. Pada saat itu Masjid Raya Baiturrahman menjadi tempat bagi rakyat Aceh berlindung juga sebagai tempat evakuasi jenazah para korban tsunami yang bergelimpangan.
Setelah melewati berbagai peristiwa-peristiwa bersejarah, sampai saat ini Masjid Raya Baiturrahman masih tetap berdiri kokoh sebagai simbol agama, budaya, semangat, kekuatan, perjuangan dan nasionalisme Suku Aceh.
Wisatawan
Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Aceh terus meningkat setiap tahunnya, mereka mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang tersebar diseluruh penjuru Aceh. Salah satu objek wisata sejarah yang sangat diminati oleh para wisatawan adalah Masjid Raya Baiturrahman, para wisatawan biasanya menghabiskan waktu dengan cara mempelajari sejarah Masjid Raya Baiturrahman, menikmati keindahan arsitektur Masjid Raya Baiturrahman serta mengabadikan foto saat berada di Masjid Raya Baiturrahman.
Tempat Wisata Favorite
Dufan adalah salah satu tempat wisata yang paling sering saya kunjungi. Dalam setahun, saya bisa sampai 5 kali ke dufan bersama teman-teman. Karena menurut saya dufan adalah tempat yang paling pas untuk menghilangkan stress. terdapat banyak wahana di dufan. Salah satu wahana yang paling saya sukai adalah hysteria.
Dunia Fantasi atau disebut juga Dufan (juga disebut "Do Fun") yang diresmikan pada 29 Agustus 1985 adalah tempat hiburan yang terletak di kompleks Taman Impian Jaya Ancol (Ancol taman impian), Jakarta Utara, Indonesia.
Dunia Fantasi mempunyai maskot berupa kera bekantan yang diberi nama Dufan (singkatan dari Dunia Fantasi). Dipilih kera sebagai karakter adalah untuk mengingatkan bahwa Ancol dahulu adalah kawasan kera. Pemilihan kera bekantan adalah semata-mata untuk mengenalkan jenis satwa langka yang kini dilindungi. Bentuk karikatural kera bekantan ini divisualisasikan oleh Matari Advertising yang ikut serta dalam program komunikasi awal Dunia Fantasi.
Kawasan yang ada di Dufan
Dunia Fantasi dibagi dalam beberapa kawasan dengan tema tersendiri dan ciri khas wilayah masing-masing. Pembagian kawasan ini ditujukan untuk membangkitkan imajinasi pengunjung yang diharapkan merasakan sensasi berjalan-jalan pada daerah Jakarta zaman dahulu, Eropa, Amerika, Indonesia, Asia, Fantasi Yunani, Fantasi Hikayat, Balara, dan Istabon.
Selain atraksi permainan, kawasan ini juga memiliki sejumlah restoran dan toko-toko suvenir. Luas Dunia Fantasi mencapai 9,5 hektare dari rencana pembangunan 552 hektare kawasan hiburan terpadu Taman Impian Jaya Ancol.
Kawasan Jakarta
Kawasan Kalila
Kawasan Eropa
Kawasan Fantasi Hikayat
Beberapa Wahana Yang Berada di dalam Dufan indoor:
Kawasan ini merupakan daya tarik utama dari seluruh wilayah dufan. Disinilah lokasi permainan yang paling mendebarkan yang mengutamakan kecepatan, naik turun, menikung tajam, berputar di kumpulkan menjadi satu.
Kawasan Istana
Dunia Fantasi atau disebut juga Dufan (juga disebut "Do Fun") yang diresmikan pada 29 Agustus 1985 adalah tempat hiburan yang terletak di kompleks Taman Impian Jaya Ancol (Ancol taman impian), Jakarta Utara, Indonesia.
Dunia Fantasi mempunyai maskot berupa kera bekantan yang diberi nama Dufan (singkatan dari Dunia Fantasi). Dipilih kera sebagai karakter adalah untuk mengingatkan bahwa Ancol dahulu adalah kawasan kera. Pemilihan kera bekantan adalah semata-mata untuk mengenalkan jenis satwa langka yang kini dilindungi. Bentuk karikatural kera bekantan ini divisualisasikan oleh Matari Advertising yang ikut serta dalam program komunikasi awal Dunia Fantasi.
Kawasan yang ada di Dufan
Dunia Fantasi dibagi dalam beberapa kawasan dengan tema tersendiri dan ciri khas wilayah masing-masing. Pembagian kawasan ini ditujukan untuk membangkitkan imajinasi pengunjung yang diharapkan merasakan sensasi berjalan-jalan pada daerah Jakarta zaman dahulu, Eropa, Amerika, Indonesia, Asia, Fantasi Yunani, Fantasi Hikayat, Balara, dan Istabon.
Selain atraksi permainan, kawasan ini juga memiliki sejumlah restoran dan toko-toko suvenir. Luas Dunia Fantasi mencapai 9,5 hektare dari rencana pembangunan 552 hektare kawasan hiburan terpadu Taman Impian Jaya Ancol.
Kawasan Jakarta
- Turangga Rangga
Kawasan Kalila
- Kalila Adventure (Wahana baru dunia fantasi)
- Ubangga
- Safari Game
- Alap-Alap
- Tornado
Kawasan Eropa
- Beng Beng
- Kicir Kicir
- Hysteria
- Panggung Maksima
Kawasan Fantasi Hikayat
- Burung Tempur
- Perang Bintang
- Hikayat Game
- Rajawali
- Hall Ice Age
Beberapa Wahana Yang Berada di dalam Dufan indoor:
- Ice Age Sid's Arctic Tours: di wahana ini anda akan diajak mengarungi cerita ice age di masa lampau dengan menggunakan perahu dan belajar bagaimana proses terjadinya Zaman es bersama Sid's dan teman-teman.
- Kontiki swing boat
- Airborn shot
- Teenage extreme sports
- Character live show atau Panggung pertunjukan
- Hegee Tower
Kawasan ini merupakan daya tarik utama dari seluruh wilayah dufan. Disinilah lokasi permainan yang paling mendebarkan yang mengutamakan kecepatan, naik turun, menikung tajam, berputar di kumpulkan menjadi satu.
- Halilintar
- Ombang Ambing
- Ontang Anting
- Pontang Pontang
- Arung Jeram
- Teater Simulator
- Historical Dunia Fantasi
- Pentas Prestasi
- Lorong Sesat
- Niagara
- Poci Poci
- Rango Rango
- Tembak Jitu
Kawasan Istana
- Istana Boneka
Ice cream
Ice cream adalah salah satu makanan favorite saya. Ketika berada di luar rumah pasti saya selalu membeli ice cream. Bahkan ketika selesai makan nasi pun, jika belum makan ice cream sebagai penutup rasanya seperti ada yang kurang.
Es krim adalah sebuah makanan beku dibuat dari produk susu seperti krim (atau sejenisnya), digabungkan dengan perasa dan pemanis. Campuran ini didinginkan dengan mengaduk sambil mengurangi suhunya untuk mencegah pembentukan kristal es besar. Tradisionalnya, suhu dikurangi dengan menaruh campuran es krim ke sebuah wadah dimasukkan ke dalam campuran es pecah dan garam. Garam membuat air cair dapat berada di bawah titik beku air murni, membuat wadah tersebut mendapat sentuhan merata dengan air dan es tersebut.
Meskipun istilah es krim sering digunakan untuk menunjuk ke "dessert" beku dan makanan ringan, tapi sebenarnya digunakan unuk menunjuk ke "dessert" beku dan makanan ringan yang terdiri dari lemak susu. Banyak negara, termasuk Amerika Serikat, membatasi penggunaan istilah tersebut berdasarkan kuantitas dari bahan dasar makanan tersebut.
Es krim modern komersial terbuat dari campuran bahan di bawah ini:
Tabel 3 Suhu, waktu dan metode pasteurisasi campuran es krim
Es krim adalah sebuah makanan beku dibuat dari produk susu seperti krim (atau sejenisnya), digabungkan dengan perasa dan pemanis. Campuran ini didinginkan dengan mengaduk sambil mengurangi suhunya untuk mencegah pembentukan kristal es besar. Tradisionalnya, suhu dikurangi dengan menaruh campuran es krim ke sebuah wadah dimasukkan ke dalam campuran es pecah dan garam. Garam membuat air cair dapat berada di bawah titik beku air murni, membuat wadah tersebut mendapat sentuhan merata dengan air dan es tersebut.
Meskipun istilah es krim sering digunakan untuk menunjuk ke "dessert" beku dan makanan ringan, tapi sebenarnya digunakan unuk menunjuk ke "dessert" beku dan makanan ringan yang terdiri dari lemak susu. Banyak negara, termasuk Amerika Serikat, membatasi penggunaan istilah tersebut berdasarkan kuantitas dari bahan dasar makanan tersebut.
Es krim modern komersial terbuat dari campuran bahan di bawah ini:
- 10-16% lemak susu
- 9-12% milk solids-not-fat: komponen ini, juga dikenal dengan serum solids, mengandung protein (casein dan whey protein) dan karbohidrat (laktosa) ditemukan dalam susu
- 12-16% pemanis: biasanya kombinasi dari sukrosa dan/atau pemanis sirup corn berdasarkan-glukosa
- 0.2-0.5% stabilizer dan emulsifiers e.g., agar atau carrageenan diambili dari rumput laut
- 55%-64% air yang berasal dari susu padat atau bahan lainnya
Menurut Eckles et al. (1980) bahan penyusun es krim ialah lemak, padatan bukan lemak, pemanis, stabilizer atau emulsifier dan bahan flavor. Fungsi bahan penyusun tersebut adalah sebagai berikut:
2.1 Lemak
Fungsi penambahan lemak pada pembuatan es krim adalah memberikan rasa creamy
serta berperan dalam pembentukan globula lemak dan turut mempengaruhi
besar kecilnya pembentukan kristal. Selain itu menurut Goff (2000) lemak
sangat penting dalam memberikan body es krim yang baik dan meningkatkan karakteristik kehalusan tekstur.
2.2 Padatan Susu Bukan Lemak
Campbell and Marshall
(1975) menyatakan bahwa bagian terbanyak dari bahan padatan susu bukan
lemak adalah laktosa ata susu skim, protein dan garam mineral. Laktosa
memberi rasa manis dan menurunkan titik beku. Protein berfungsi menambah
nilai nutrisi, memperbaiki cita rasa, membantu pembuihan, pengikatan
air dan membantu produk es krim yang lembut.
2.3 Pemanis
Pemanis
yang dapat digunakan dalam pembuatan es krim adalah sukrosa, gula bit,
sirup jagung ataupun bahan pemanis lainnya yang diperbolehkan. Sukrosa
atau gula komersial merupakan bahan pemanis yang sering digunakan.
Tujuan pemberian pemanis ialah memberikan kekentalan dan cara termurah
untuk mencapai total solid yang diinginkan sehingga dapat memperbaiki body dan tekstur frozen
dessert serta menurunkan titik beku (Walstra and James, 1984).
dessert serta menurunkan titik beku (Walstra and James, 1984).
2.4 Stabilizer (Penstabil)
Penstabil atau yang biasanya disebut dengan stabilizer merupakan suatu kelompok dari senyawa dan biasanya stabilizer yang digunakan adalah golongan gum polisakarida. Stabilizer
akan bertnggung jawab untuk menambah viskositas dalam campuran fase
tidak beku dari es krim (Goff, 2000). Menurut Furia (1968) beberapa
fungsi utama dari stabilizer ialah:
-
Mengatur pembentukan dan ukuran dari kristal es selama pembekuan dan penyimpanan, mencegah pertumbuhan kristal es yang kasar dan grainy.
-
Mencegah penyebaran atau distribusi yang tak merata dari lemak solid yang lain.
-
Mencegah pelelehan yang berlebih, bertanggung jawab terhadap bentuk body, kelembutan dan kesegaran.
Macam-macam stabilizer yang dapat ditambahkan dalam pembuatan es krim selain gelatin adalah agar, sodium alginat, gum acacia, gum karaya, guar gum, locust bean gum, karagenan, carboxymethyl cellulose (CMC), dan lain-lain (Marshal and Arbuckle, 1996).
2.5
Emulsifier (Pengemulsi)
Emulsifier (Pengemulsi)
Emulsifier
digunakan untuk menghasilkn adonan yang merata, memperhalus tekstur dan
meratakan distribusi udara di dalam struktur es krim (Arbuckle, 1977).
Paling sedikit sepertiga kuning telur terdiri dari lemak, tetapi yang
menyebabkan daya emulsifier yang sangat kuat adalah kandungan
lesitin yang terdapat dalam kompleks lesitin-protein (Winarno, 1997).
Padatan kuning telur mempengaruhi tekstur, hampir tidak mempengaruhi
titik beku dan meningkatkan kemampuan mengembang karena kompleks
lesitin-protein (Arbuckle, 1977). Kuning telur mengandung lesitin yang
dapat berfungsi sebagai pengemulsi yaitu bahan yang dapat menstabilkan
emulsi. Emulsi yang stabil adalah suatu dispersi yang tidak mudah
menjadi pengendapan bahan-bahan terlarut, dengan demikian emulsifier dapat mempengaruhi daya larut suatu bahan (Friberg and Larsson, 1997).
2.6 Pewarna dan Perasa
Pewarna adalah
bahan yang digunakan untuk mengatur bau memperbaiki diskolorasi makanan
atau perubahan warna selama proses atau penyimpanan. Berbagai pewarna
alami tersedia dan digunakan untuk melakukan fungsi-fungsi tersebut.
Karatenoid adalah jenis yang paling luas digunakan, diikuti oleh pigmen
bit merah dan karamel warna coklat. Jumlah pewarna sintetik yang
diijinkan adalah sedikit. Warna kuning dan merah merupakan yang paling
banyak digunakan. Produk-produk makanan yang sering diwarnai adalah
permen (confection), minuman ringan, dessert powders,
sereal, es krim dan produk-produk susu. Zat perasa adalah
senyawa-senyawa yang meningkatkan aroma dari komoditi makanan, walaupun
zat ini sendiri dalam konsentrasi penggunaannya tidak memiliki bau atau
rasa yang khusus. Efek dari zat ini, tampak nyata pada kesan-kesan
seperti rasa/feelings, volume, body atau kesegaran/freshness (khususnya pada makanan-makanan yang diproses menggunakan panas) dari aroma dan juga oleh kecepatan penerimaan aroma atau time factor potentiator (Belitz and Groosch, 1987)
3 Proses Pembuatan Es Krim
Menurut Desrosier (1977) tahapan yang dilakukan dalam pembuatan es krim yaitu pencampuran, pasteurisasi, homogenisasi, aging dan pembekuan.
3.1 Pencampuran
Prosedur
yang biasa dilakukan dalam mencampurkan baha-bahan es krim yaitu dengan
mencampurkan cair krim, susu atau produk susu cair yang lain dalam
wadah untuk pasteurisasi. Semua bahan harus tercampur merata sebelum
suhu pasteurisasi tercapai (Desrosier, 1977). Campuran bahan yang akan
ibekukan menjadi es krim disebut ICM (Idris, 1992).
3.2 Pasteurisasi
Pasteurisasi
merupakan proses untuk mengurangi jumlah mikroba pembusuk dan patogen
yang tidak tahan panas dengan menggunakan suhu 79oC selama 25
detik. Proses ini juga membantu menghidrasi beberapa komponen seperti
protein dan penstabil (Goff, 2000). Adapun suhu pasteurisasi yang sering
digunakan dalam pembuatan es krim dapat dilihat pada Tabel 3.
Tabel 3 Suhu, waktu dan metode pasteurisasi campuran es krim
Metode
|
Waktu
|
Suhu (oC/oF)
|
Low Temperature Low Time (LTLT)
|
30 menit
|
69/155
|
High Temperature Short Time (HTST)
|
25 detik
|
80/175
|
High Heat Short Time (HHST)
|
1-3 detik
|
90/194
|
Ultra High Temperature (UHT)
|
2-40 detik
|
135/275
|
Sumber: Marshal and Arbuckle (1996)
3.3 Homogenisasi
Proses homogenisasi untuk memcah ukuran globula-globula lemak yang akan menghasilkan tingkat dispersi lemak yang tinggi (Webb et al.,
1980). Keuntungan homogenisasi adalah mengaduk semua bahan secara
merata, memecah dan menyebar globula lemak, membuat tekstur lebih
mengembang dan dapat menghasilkan produk yang lebih homogen (Desrosier,
1977).
3.4 Aging
Menurut Eckles et al. (1980) aging merupakan suatu proses pendinginan campuran yang telah dihomogenisasi pada suhu di bawah 5oC
selama antara 4 sampai 24 jam. Waktu aging selama 24 jam memberikan
hasil yang terbaik pada industri skala kecil. Hal ini menyediakan waktu
bagi lemak untuk menjadi dingin dan mengkristal serta menghidrasi
protein dan polisakarida sepenuhnya. Selain itu kristalisasi lemak,
adsorpsi protein, stabilizer dan emulsifier dalam globula lemak membutuhkan waktu beberapa jam terutama jika gelatin ditambahkan sebagai stabilizer.
3.5 Pembekuan
Menurut
Potter (1986) proses pembekuan yang cepat disertai pemasukan udara
berfungsi untuk membentuk cairan dan memasukkan udara ke dalam campuran
es krim sehingga dihasilkan overrun. Proses pembekuan ini
disertai dengan pengocokan yang berfungsi untuk membekukan cairan dan
memasukkanudara ke daam ICM sehingga dapat mengembang (Desrosier, 1977).
4 Mutu Es Krim
Es krim dikatakan bermutu tinggi apabila berkadar lemak tinggi, manis, berbody halus (Idris, 1992). Komposisi bahan yang digunakan dalam pembuatan es krim sangat menentukan mutu es krim.
Tabel 4 Mutu es krim menurut Standart Industri Indonesia (SII) no. 1617 Th. 1985
Zat Bahan
|
Standar
|
Lemak (%)
|
Minimum 8.0
|
Padatan susu bukan lemak (%)
|
Minimum 6-15
|
Gula (%)
|
Minimum 12
|
Bahan tambahan:
|
| Sesuai dengan SK. Dep. Kes. RI no. 235/Men. Kes./per/IV/79 |
Jumlah bakteri
|
Negatif
|
Logam-logam berbahaya:
|
tidak terdapat
tidak terdapat
|
4.1 Overrun
Overrun
pada pembuatan es krim adalah pengembangan volume yaitu kenaikkan
volume antara sebelum dan sesudah proses pembekuan (Hadiwiyoto,1983).
Pada dasarnya overrun merupakan jumlah peningkatan volume es
krim yang disebabkan oleh masuknya udara pada pengocokan selama proses
pembekuan (Lampert, 1965).
Overrun es krim berkisar antara 60-100%. Es krim yang baik secara umum mempunyai overrun 80% dengan kadar lemak 12-14% (Harper and Hall, 1976). Bennion (1980) meyatakan bahwa es krim yang diproduksi pabrik mempunyai overrun 70-80%, sedangkan untuk industri rumah tangga biasanya mencapai 35-50%.
4.2 Kecepatan meleleh
Es krim yang berkualitas tinggi agak tahan terhadap pelelehan pada saat dihidangkan pada suhu kamar (Nelson and Trout, 1965). Kecepatan meleleh es krim secara umum dipengaruhi oleh stabilizer, emulsifier,
keseimbangan gula dan bahan-bahan susu serta kondisi pembuatan dan
penyimpanan yang dapat menyebabkan kerusakan protein (Campbell and Marshall, 1965).
4.3 Mutu Organoleptik
Hasil
pengolahan bahan pangan harus sesuai dengan apa yang oleh konsumen.
Kesukaan ini dapat menyangkut sifat-sifat bahan pangan dan penilaiannya
mengandalkan indera (Kartika dkk., 1987). Menurut Winarno (1997),
informasi tentang suka dan tidak suka, preferensi dan keperluan konsumen
untuk bisa menerima dapat diperoleh dengan menggunakan metode pengujian
yang berorientasi pada konsumen dari panelis sensoris yang tidak
terlatih. Pada pengujian konsumen yang benar, orang yang digunakan
sebagai panelis harus diperoleh secara acak dan populasi targetnya harus
representatif agar diperoleh informasi tentang sikap dan preferensi
konsumen.
4.4 Tekstur
Faktor-faktor
yang mempengaruhi tekstur es krim adalah ukuran, bentuk dan distribusi
dari kristal es dan partikel lainnya yang membentuk body es
krim (Barraquia, 1978). Tekstur es krim yang disukai adalah halus,
ditunjukkan oleh kelembutan seperti beludru dan terasa lembut di mulut
(Webb et al., 1980). Tekstur yang lembut pada es krim sangat dipengaruhi oleh komposisi campuran, pengolahan dan penyimpanan (Campbell and Marshall, 1975).
4.5 Rasa
Rasa
sebagian besar bahan pangan biasanya tidak stabil yaitu dapat mengalami
perubahan selama penaganan dan pengolahan, selain itu perubahan tekstur
dan viskositas bahan pangan dapat memberikan rasa (Winarno dkk., 1984).
Rasa sangat dipengaruhi oleh bahan-bahan dalam ICM. Cacat pada rasa
dapat disebabkan oleh adanya penyimpanan susu dan produk susu yang
digunakan, juga akibat kekurangan atau kelebihan penambahan bahan dalam
ICM, termasuk penambahan rasa (Eckles et al., 1980).
Langganan:
Postingan (Atom)





